Embro dan Pipo adalah dua orang pemuda yang sedang mencari pekerjaan. Suatu hari mereka menemukan lowongan pekerjaan yang membutuhkan dua orang yang sanggup untuk mengantarkan air dari mata air ke penampungan air di desa. Setelah beberapa lama mereka melakukan pekerjaan tersebut, Embro dan Pipo mempunyai pemikiran berbeda untuk mendapatkan uang yang lebih banyak. Embro memiliki pemikiran untuk memperbesar embernya sedangkan Pipo memiliki pemikiran untuk membuat saluran pipa air yang akan menyalurkan air dari mata air ke desa. Embro lebih dulu bisa mendapatkan apa yang diinginkannya sedangkan Pipo masih berusaha untuk membangun saluran pipa walaupun banyak orang yang mengejek dan tidak percaya akan hasilnya. Bulan-bulan berikutnya Embro sudah mulai kelelahan bekerja dan badannya sudah mulai membungkuk sedangkat Pipo sudah bisa menyelesaikan saluran pipa airnyadan bisa menyalurkan air dari mata air ke penampungan air di desanya tanpa perlu bersusah payah berkat tekad dan kerja kerasnya walaupun membutuhkan waktu yang lama untuk menikmati hasilnnya.
Jadi kesimpulan yang saya dapatkan dari kisah Embro dan Pipo ini adalah setiap orang mempunyai pendapat dan cara masing-masing untuk mencapai kesuksesannya masing-masing. maka dari itu, kita harus percaya dengan kempuan diri sendiri, tidak boleh pantang menyerah, dan jangan dengarkan kalimat-kalimat negatif dari orang lain. dari cerita Embro dan Pipo ini kita juga mendapatkan pelajaran bahwa kita bekerja bukan hanya untuk kehidupan kita hari ini saja tetapi kita juga harus berfikir untuk kedepannya.
www.undhirabali.ac.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar